0

Tari Kecak Dari Bali Menggunakan Jenis Pola Lantai…

Share

Tari Kecak Dari Bali Menggunakan Jenis Pola Lantai…

Tari Kecak miliki Skema Lantai berupa garis lengkung yang membuat lingkaran

Untuk skema lantai tari ini sendiri merupakan garis lengkung yang membuat lingkaran. Banyak penari bakal duduk melingkar dan di tengah-tengahnya ada api unggun

Ada beberapa penari yang membuat garis lengkung yang membuat lingkaran, jadi skema lantai di tari kecak ialah garis lengkung yang membuat lingkaran. Skema lantai tari ini ini merepresentasikan kesatuan, kebersama-samaan, serta kerukunan. Terkecuali itu, pergerakan tari ini pun mempunyai kandungan ritus agama.

Tari Kecak mempunyai Skema Lantai bersifat garis lengkung yang membuat lingkaran

Keterangan :

Tari Kecak berawal dari Bali, Tari ini datang dari propinsi Bali. Tari ini dicetak oleh seniman Bali namanya Wayan Limbak serta pelukis asal Jerman yang memiliki nama Walter Spesies di 1930-an. Pada intinya, Tari ini bercerita kejadian Ramayana, persisnya bab Dewi Shinta yang dicuri oleh Rahwana saat Rama lagi mencari di rimba.

Tari ini dimainkan oleh beberapa puluh penari lelaki yang bertelanjang dada dengan memakai kain kotak-kotak seperti papan catur yang melingkar di pinggang sampai lutut. Diluar itu, ada penari yang lain yang melakoni figur Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman serta yang lain.

Tak seperti tari pada biasanya, Tari Ini tidak memakai alat musik seperti gamelan, yang iringinya yakni kata “CAK” yang diulangi sekian kali serta dilantunkan banyak penari sembari membawa tangan. Beberapa puluh penari itu membentuk musik secara akapela dari kata “CAK” yang disampaikan. Lalu ada alunan nada kerincingan yang diikatkan pada kaki penari yang memainkan peran figur Ramayana.

Di perlihatkan Tari Kecak, ada seorang yang bekerja menjadi pimpinan untuk memberi suara awal mula. Lantas, juga ada yang bekerja untuk mengutamakan suara rendah serta tinggi, selanjutnya ada yang berperanan selaku dalang untuk membawa jalan cerita.

Pergerakan Tari Kecak
Gerak Tari ini tak dibarengi oleh alat musik atau gamelan tetapi disertai oleh kombinasi nada beberapa kelompok penari laki laki yang sejumlah seputar 70 orang yang berbaris melingkar pakai kain penutup kotak-kotak. Kekhasan tari kecak berada di iringan tarian tersebut di mana beberapa penari laki laki yang menari dapat meneriakan kata “CAk” berulang-kali. Selainnya iringan suara itu, , alunan musik tari ini asal dari suara kincringan yang diikatkan pada kaki penari aktor beberapa tokoh Ramayana. Pada prinsipnya, pergerakan tangan beberapa penari saat menari asal dari sebuah narasi Ramayana. Lebih persisnya ceritakan mengenai Dewi Shinta yang dilarikan oleh Rahwana di saat rama tengah mencari di rimba.

3 Pengertian Tari Kecak
Di bawah ialah 3 pengertian tari ini yang harus kamu pahami, yakni

1.Ada nilai kesakralan ritus dalam tiap pergerakannya

Kendati dapat dilihat oleh kebanyakan orang atau turis, nyatanya tari kecak ini mempunyai kandungan elemen keagamaan, dalam tampilkan ini mempertunjukkan ritus panggilan dewa dewi maupun arwah kakek moyang yang disucikan. Di dalam jalan cerita ada episode di mana Rama memohon bantuan terhadap Dewata, Soal ini perlihatkan jika Rama yakin kalau Tuhan dapat membantu dianya.

2.Tari Kecak begitu antik dan punyai seni yang begitu tinggi

Kendati tarian ini tidak disertai oleh musik atau gamelan, akan tetapi kecak masih nampak akur dan elok. Pergerakan yang dibikin beberapa penarinya terus serasi. Itu dia yang membuat berharga seni tinggi dan disenangi oleh banyak wisatawan. Tarian kecak masih tetap mempertunjukkan keharmonisan di antara pergerakan penari dengan iringan nada yang mendampinginya, perihal ini pula yang jadikan tari kecak punyai nilai seni yang begitu tinggi.

3. Mempunyai pesan kepribadian buat manusia

Satu diantaranya pesan mental yang dikatakan ialah kesetiaan Shinta pada suaminya Rama, pula burung Garuda yang ikhlas mempertaruhkan sayapnnya buat melindungi Shinta dari cengkaman Rahwana. Disana, kita pula diberikan supaya tidak mempunyai pembawaan jelek seperti Rahwana yang serakah serta senang ambil barang punya pihak lain secara paksakan.