BI Terus Mendorong UMKM Menembus Pasar Ekspor dan Go Digital

Usaha Dagang, Binis – Bank Indonesia (BI) terus mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar dapat menembus pasar ekspor. Kepala Departemen UMKM dan Perlindungan Konsmen, Budi Hanoto menyampaikan UMKM dan Perlindungan Konsumen, Budi Hanoto menyampaikan UMKM di Indonesia mempunyai potensi besar dalam menembus pasar ekspor, asalkan kualitas dari poruk begitu banik dan bisa menghadapi perkembangan dunia digital.

“Sekarang ini binaan BI yang telah ekspor ada 91 UMKM dan kami sedang mempersiapkan sisanya agar bisa ekspor,” ucap Budi dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Selasa (09/07).

Dia menyampaikan, salah satu tantangan UMKM di Indonesia adalah digitalisasi. Hal tersebut karena banyaknya pelaku yang masih berada di remote area sehingga infrastruktur yang ada tidak sama seperti UMKM yang berada di perkotaan.

Budi menambahkan, kadang ada UMKM yang berada di daerah banlspot dan terkendala jaringan untuk masuk ke digital. Akses digital menjadi hal yang begitu penting karena bisa meningkatkan pemasaran produk UMKM.

“Jadi mendekatkan pembali dan penjual. Sebab itu BI juga membina UMKM agar dapat terus masuk ke ranah digital, terang dia.

Salah satu cara BI untuk terus mendorong kemajuan UMKM dengan menggelar pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019. Budi mengatakan dalam acara tersebut UMKM binaan BI akan menunjukkan produk unggulan yang memiliki kualitas terbaik.

“Nanti UMKM dapat memperlihatkan kain atau busana yang mempunyai nilai budaya dan mengangkat citra daerah, serta memiliki nilai ekonomis tinggi serta memiliki kulaitas ekspor. Selain itu pula terdapat produk kerajinan, makanan/minuman, kopi Indonesia hingga kuliner nusantara,” ucap dia.

Rangkaian acara KKI 2019 terdiri dari pameran busana dari desainer nasional dan lokal yang menggunakan bahan kain olahan dari UMKM binaan BI. Kemudian juga ada parade kain nusantara, diskusi binis antara UMKM dengan lembaga pendukung seperti marketplace, eksportir, agregator, importir dan potential buyer.

Selain itu juga akan digelar acara talkshow dengan tema UMKM menembus pasar internasional hingga workshop, berlomba dan demo masak. Talkshop pemanfaatan platform digital untuk bisa memperluas UMKM juga digelar untuk memfasilitasi pelaku usaha yang ingin mengembangkan diri.

Pameran KKI 2019 akan digelar di Jakarta COnvention Center (JCC) pada 12-12 Juli 2019. Tidak ada biaya untuk tiket masuk ke pameran ini, untuk melakukan transaksi jangan lupa mempersiapkan uang elektronik atau kartu debit hingga kartu kredit.